• MENDAPATKAN ILMU LEWAT KUNJUNGAN KE NET TV

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juli 2017

Apakah kamu takdirku?

Bisakah kamu menjadi huruf dari kalimatku?
Bisakah kamu menjadi bait dari puisiku?
Bisakah kamu menjadi narasi dari ceritaku?
Bisakah kamu menjadi mata dari hatiku?

Dari sekian rute, kenapa kamu jalannya?
Dari sekian pintu, kenapa kamu gerbangnya?
Dari sekian kaca,  kenapa kamu cerminnya?
Dari semua jendela,  kenapa kamu gordennya?

Ketika hujan, kenapa kamu payungnya?
Ketika gelap,  kenapa kamu cahayanya?
Ketika dingin, kenapa kamu penghangatnya?
Tapi, apakah kamu tulang rusuk dari takdirku?



Kalimalang, 23 Juli 2017

Rabu, 11 Januari 2017

Teramat



Di bawah kaki langit sang kuasa
Di atas tanah pasir lunak
Diantara beberapa manusia
Disitulah kita selalu bertemu

Kau tarik tangan
Kau suguhkan kata layaknya sastrawan
Kau buatkan senyum semanis gula
Kau yang teramat indah

Diam bukanlah kosakatamu
Satu jam bagaikan seabad
Tak kau biarkan senyap datang
Karena pertemuan ini teramat berharga

Minggu, 08 Januari 2017

citra

Tertawa terbahak-bahak
Taburi senyum palsu semerbak
Hiasi nasihat Bengkak
Seolah tau ada gejolak


Logika sengaja diputar
Agama dimainkan sebagai pilar
Hati nurani ditelan sadar
Seolah engkau yang benar


Terus saja kau buat citra
Tutupi benih-benih noda
Apa kau ingin dipuja?
Seolah terjadi apa adanya


Sudahi dan cukup
Jangan lagi kepalsuan ditiup
Kebohongan sudah redup
Seolah kami mati dalam hidup



Sabtu, 16 Januari 2016

menanti sebuah jawaban

Bom sarinah menjadi sorotan
Aksi teror hangat diperbincangkan
Kelompok radikal senang membuat kerusuhan
Polisi mulai mengecam sebuah gerakan

Pengalihan isu pun bertebaran
Netizen mulai beropini keroyokan
Spekulasi semakin bermunculan
Percaya pada siapa dengan berita kekinian?

Sementara, kasus korupsi ditutupi mati-matian
Media, fokus pada bom sarinah sebagai pemberitaan
Warga  Indonesia merasakan kegaduhan
Kesatuan Bangsa justru dikesampingkan

Aksi  “kami tidak takut” turut gencar dipublikasikan
Bom sarinah memang menuai banyak pertanyaan
Kami tak bosan mencari tau suatu kebenaran

Dan kami akan terus menanti sebuah jawaban

Rabu, 01 Juli 2015

waktu tak butuh perahu

Sama-sama dengan kesamaan kita belum tentu menjadikan kita bersama.

Berbeda-beda dengan perbedaan kita belum tentu menjadikan kita beda.

Kata-kata belum tentu masih terpenjara oleh waktu.

Tak perlu kau kayuh detik itu cepat-cepat.

Sang waktu tak butuh perahu ke titik menit yang kau inginkan.




Ciputat, 01 Juli 2015

Sabtu, 20 Juni 2015

Bisakah kita biasa saja ?


Entah ini telat atau tidak,
Aku baru merasakan dadaku sesak,
Tertampar ucapanmu yang jahat,
Aku muak nada berbunyi bejat.

Entah apakah aku yang terlalu berharap ?
Dekat denganmu membuatku gagap
Jauh denganmu mengundang senyap
Aku dihantui rasa hitam gelap

Bisakah kita biasa saja ?
Menjadi kawan apa adanya
Tetap tersenyum dikala senja
Tapi apakah kita bisa menghadapinya ?

Kita bukan dua insan yang punya ikatan
Tapi bolehkah sekedar melempar candaan ?
Menghabiskan waktu dibawah hujan
Agar koperku tak menyimpan banyak perasaan


Ciputat,20 Juni 2015.

Rabu, 06 Mei 2015

Ummiku sayang


Kami bercerita lewat tinta hitam
Sudah banyak kisah yang terekam
Kasih sayangmu tak terhitungkan
Hingga sulit dilupakan

ummiku sayang...........
Anakmu masih membujang
Perjalanan masih panjang
Doakanlah, aku masih berjuang

Ummiku sayang......
Anakmu masih perawan
Tetaplah menjadi menawan
Paling tidak hingga aku di pelaminan

Selamat berulang tahun kembali
Umurmu sudah seutas tali
Tapi cintamu tak pernah terbakar api
Cukuplah Allah jadi saksi
Bahwa engkau permaisuri abadi kami

Ummi...doakanlah kami
Agar menjadi pribadi islami
Siap menempuh dalam.....
Menggenggam dunia ditangan kami
Dan akhirat di hati kami

Bekasi, 18 Oktober 2014